Last update April 2022. (ID) Kalian dapat menemukan produk-produk Widy ICT Multimedia GS di Tokopedia dan Shopee. Enjoy faster loading image (2160p resolution, 60% quality, and 5 times scan progressive). Open image in new tab to zoom. Desktop beta test ongoing. Mobile beta test ongoing. Comment section beta test ongoing. Import post from old website ongoing. (ID) Dikarenakan kesibukan penulis dalam bekerja maka post terbaru hanya menampilkan gambar saja, kedepannya satu-persatu akan dilengkapi dengan tulisan.

Widy ICT Multimedia GS

Widy ICT Multimedia GS

Last update April 2022. (ID) Kalian dapat menemukan produk-produk Widy ICT Multimedia GS di Tokopedia dan Shopee. Enjoy faster loading image (2160p resolution, 60% quality, and 5 times scan progressive). Open image in new tab to zoom. Desktop beta test ongoing. Mobile beta test ongoing. Comment section beta test ongoing. Import post from old website ongoing. (ID) Dikarenakan kesibukan penulis dalam bekerja maka post terbaru hanya menampilkan gambar saja, kedepannya satu-persatu akan dilengkapi dengan tulisan.
15:03 GMT+0700 | 7 July 2022

YG300 mini LED projector

by | May 26, 2021 | Indonesian, Static, Technology

POST MIGRASI DARI WEBSITE LAMA, MASIH DALAM PROSES PENULISAN ULANG / BELUM DAPAT MENGEMBALIKAN FOTO DAN DEKSRIPSINYA DIKARENAKAN PERBEDAAN CARA PENYIMPANAN MEDIA FILE PADA WEBSITE BARU.

Mari kita beralih ketopik yang lain, kali ini kita mempunyai mini led proyektor. Seperti kita ketahui mulai maraknya led proyektor membanjiri pasaran terutama dari china. Terdapat juga dari merk-merk lama yang produknya jelas lebih proper. Led proyektor ini memiliki konsumsi daya yang rendah karena efisien, tentunya lebih dingin, lebih kecil, dan lebih ringan. Banyaknya proyektor cina yang ditemui hanya fokus terhadap fungsional yang banyak dari pada kualitas gambar yang ditampilkan, mereka biasanya memakai led dengan tingkal lumen rendah, dan memakai single lcd sebagai filter cahaya karena lebih murah, komponen mudah dipesan, mudah didesain, tidak perlu lisensi dlp. Idealnya proyektor yang baik memakai 3 lcd agar cahaya yang difilter hanya sedikit terbuang tetapi lebih mahal dan bentuknya yang akan membesar.

Karena kita hanya iseng ingin memiliki sebuah proyektor led maka kita mencari-cari dipasaran, untuk merk lama rata-rata diatas 2-3 juta untuk kelas rendahnya (resolusi SD), lalu merek china yang agak bagusan di 1 jutaan (resolusi SD), dan dibawah 1 juta disekitar 300-400 ribu ada satu produk OEM (tidak bermerk) yang menarik perhatian yaitu yg300 dengan led (entah berapa watt yang pasti dibawah 24 watt, klaim pabrikan 50 lumen), dengan resolusi yang sangat-sangat kecil yaitu 320×240 tapi bisa menerima input sampai full hd 1920×1080, dan menggunakan single lcd.

Secara fungsional produk ini dapat bekerjsa semestinya, kualitas warna sangat kacau, pixelation sangat terasa normal karena resolusi rendah, yang paling parah pixel gap sangat terlihat karena memakai single lcd, kecerahan cukup rendah (ruangan harus benar-benar gelap baru kita dapat cukup nyaman melihat yang ditampilkan), kita tes pada ruangan sekitar dibawah 4 meter persegi dengan hasil proyeksi sekitar 50inch, dan pada kondisi ruangan kami diterangi oleh lampu led 19 Watt 2500 lumen maka tampilan pada proyektor tidak nampak sama-sekali. Pada jarak 3 meter kurang dengan besar proyeksi diatas 50inch jarak fokus yang tersedia masih ada setengah lagi.

Untuk input sendiri tersedia hdmi, analog av, bisa membaca microsd juga usb flash drive, terdapat output audio 3.5mm dan speaker kecil yang suaranya pecah, entah karena speakernya tidak mampu atau audio clipping karena amplifier lemah, untuk suaranya biasa saja, kalau tidak salah walau hanya satu speaker tapi output yang keluar menggabungkan dua chanel stereo. Menerima input power dari jack dc 12 Volt 2 Ampere juga dari micro usb dengan permintaan 5 Volt 2 Ampere. Sedikit cerita tentang input power dari micro usb tersebut kurang berguna karena cahaya yang keluar dari lampu proyektor benar-benar redup yah lumayan saat darurat, pada saat memakai input power dari usb pun kipas pendingin berputar sangat rendah. Sepertinya jika ditambah beban microsd ataupun usb flahdrive maka akan overload dan trip. Sebenarnya model ini juga tersedia dengan yang mempunyai baterai internal tapi informasi yang kita dapatkan tidak banyak mengenai ini. Khusus model kita pada saat pembongkaran, mainboard tidak memiliki fungsi input/output kepada baterai, tidak ditemui charging chip pad atau tempat untuk konektor baterai pada mainboard utama. Sebenarnya terdapat daughterboard yang mengatur fungsi lain seperti power slider on/off av input dan audio output, mungkin ditempatkan disana? kita tidak tahu. Oh ya kita juga diberikan remot infrared yang kualitasnya sangat bagus, dengan tombol yang terasa feel clicky-nya sepertinya memakai tipe metal button bukan yang rubber. Pada menu juga terdapat opsi untuk upgrade firmware lewat usb flashdrive.

Dari sisi kualitas materai, dan kepresisian cukup baik yah, tombol-tombol juga memakai tombol kualitas baik, hanya pada bagian slider fokus kurang halus karena kualitas molding atau kesalahan desain. Terdapat mouting untuk ukuran standar tripod kamera. Kualitas port-port juga cukup baik. Aliran udara disedot dari lubang speaker kecil didepan dan dikeluarkan lewat samping dan belakang langsung dekat heatsink didalam, sayangnya suara kipas sangat bising karena putaran cukup kencang dan desain aliran udara didalam mengkasilkan bising juga seperti dalam terowongan. Kita tidak meneliti secara detail tapi sepertinya walau pun kipas konstan pada kecepatan penuh tetapi saat panas akan lebih kencang, dan saat memakai usb power input maka kecepatan kipas akan berkurang drastis, entah voltase kipas sama dengan lampu led itu sendiri, karena proses mati dan nyala kipas beriringan dengan lampu led itu sendiri. Suhu operasional sekitar 50 derajat cecius lebih dalam beberapa jam, kita belum pernah sampai overheat, tetapi debu menempel dan menghalangi jalur masuk udara pada grill speaker saat penggunaan setelah beberapa bulan (jarang dipakai juga).

Lensa sendiri cukup mudah tergores, mohon hati-hati saat membersihkan dari minyak atau debu, pada bagian dalam terdapat beberapa tipe optik ada 2 buah optik dengan tekstur bulat-bulat cara membersihkannya dengan cairan dengan tekanan tanpa pengeringan karena jika dikeringkan gambar yang keluar akan sangat kacau. Untuk debu sendiri ada kemungkinan masuk ke ruang dalam lensa walau sedikit tidak mempengaruhi gambar yang keluar jika sedikit.

Terakhir kita tidak bisa mengatur kecerahan output dari led lampu proyektor tersebut. Dan tidak ada penghitung umur lampu.

Informasi tambahan kepresisian bagian optik dalam sangat buruk terutama pada tempat lcd, yang terjadi adalah sebagian hasil gambar tidak fokus seluruhnya, kita sendiri mengganjal bagian tersebut agar pada posisi yang lurus sehingga semua bagian output gambar dapat fokus secara linear. Agar kalian mengerti, kita jelaskan kembali contoh jika kita mengatur fokus pada bagian kanan sudah fokus tapi bagian kiri tidak fokus, yang seharusnya bagian tersebut seluruhnya fokus secara bersamaan, ini dikarenakan tempat lcd tersebut tidak presisi.

Kita lupa memberitahu adaptor yang didapatkan adalah 12 Volt 2 Ampere memiliki lampu indikator berwarna biru dengan kualitas yang dipertanyakan, kita sendiri tersetrum kecil dengan output adaptor tersebut, membuat perangkat lain seperti komputer kita juga jika disentuh menyetrum, saat tidak dipakai pun (tidak tercolok kemana-mana) adaptor ini agak hangat dan memakan 1 watt lebih secara konstan.

Dalam paket penjualan ditemukan konektor hdmi to hdmi berbentuk L dan 3.5mm to rca (av input).

Kita sendiri tidak tahu apakah yang kita beli yg300 original atau palsu (ini sedikit gila karena barang murah china pun ada yang palsunya), ceritanya pada marketplace online terdapat 2 penjual, anggap saja yang satu sudah menjual 500 produk dan satu lagi hanya 300 produk, karena kita kasihan kita beli yang lebih sedikit, dan ternyata setelah beberapa lama kita sadari bahwa yg300 yang kita miliki berbeda.

Kita rasa yg300 yang original adalah yang lubang speaker depan berwarna hitam dan karet bawah panjang-panjang, tidak berbentuk bulat, charger bawaan pun tanpa led biru. Tapi bisa jadi yang kita beli adalah update dari yg300 atau varian lainnya ataupun juga yg300 dari pabrik yang berbeda.

Jangan semangat, dan terus menyerah!

– Sarcasm ID: Facebook

Oh oh, bagaimana kutahu
Ada arti di balik tatap mata itu
Bukanlah sekadar
Tatap mata biasa (tatap mata biasa)
Mungkin akhir cerita kita (mungkin akhir cerita kita)
Bisa jadi luar biasa (bisa jadi luar biasa)

– Maliq & D’Essentials: Bagaimana Kutahu

After the love has gone
What used to be right is wrong
Can love that’s lost be found?

– Earth, Wind & Fire: After the Love Has Gone

YG300 mini LED projector

by | May 26, 2021 | Indonesian, Static, Technology

POST MIGRASI DARI WEBSITE LAMA, MASIH DALAM PROSES PENULISAN ULANG / BELUM DAPAT MENGEMBALIKAN FOTO DAN DEKSRIPSINYA DIKARENAKAN PERBEDAAN CARA PENYIMPANAN MEDIA FILE PADA WEBSITE BARU.

Mari kita beralih ketopik yang lain, kali ini kita mempunyai mini led proyektor. Seperti kita ketahui mulai maraknya led proyektor membanjiri pasaran terutama dari china. Terdapat juga dari merk-merk lama yang produknya jelas lebih proper. Led proyektor ini memiliki konsumsi daya yang rendah karena efisien, tentunya lebih dingin, lebih kecil, dan lebih ringan. Banyaknya proyektor cina yang ditemui hanya fokus terhadap fungsional yang banyak dari pada kualitas gambar yang ditampilkan, mereka biasanya memakai led dengan tingkal lumen rendah, dan memakai single lcd sebagai filter cahaya karena lebih murah, komponen mudah dipesan, mudah didesain, tidak perlu lisensi dlp. Idealnya proyektor yang baik memakai 3 lcd agar cahaya yang difilter hanya sedikit terbuang tetapi lebih mahal dan bentuknya yang akan membesar.

Karena kita hanya iseng ingin memiliki sebuah proyektor led maka kita mencari-cari dipasaran, untuk merk lama rata-rata diatas 2-3 juta untuk kelas rendahnya (resolusi SD), lalu merek china yang agak bagusan di 1 jutaan (resolusi SD), dan dibawah 1 juta disekitar 300-400 ribu ada satu produk OEM (tidak bermerk) yang menarik perhatian yaitu yg300 dengan led (entah berapa watt yang pasti dibawah 24 watt, klaim pabrikan 50 lumen), dengan resolusi yang sangat-sangat kecil yaitu 320×240 tapi bisa menerima input sampai full hd 1920×1080, dan menggunakan single lcd.

Secara fungsional produk ini dapat bekerjsa semestinya, kualitas warna sangat kacau, pixelation sangat terasa normal karena resolusi rendah, yang paling parah pixel gap sangat terlihat karena memakai single lcd, kecerahan cukup rendah (ruangan harus benar-benar gelap baru kita dapat cukup nyaman melihat yang ditampilkan), kita tes pada ruangan sekitar dibawah 4 meter persegi dengan hasil proyeksi sekitar 50inch, dan pada kondisi ruangan kami diterangi oleh lampu led 19 Watt 2500 lumen maka tampilan pada proyektor tidak nampak sama-sekali. Pada jarak 3 meter kurang dengan besar proyeksi diatas 50inch jarak fokus yang tersedia masih ada setengah lagi.

Untuk input sendiri tersedia hdmi, analog av, bisa membaca microsd juga usb flash drive, terdapat output audio 3.5mm dan speaker kecil yang suaranya pecah, entah karena speakernya tidak mampu atau audio clipping karena amplifier lemah, untuk suaranya biasa saja, kalau tidak salah walau hanya satu speaker tapi output yang keluar menggabungkan dua chanel stereo. Menerima input power dari jack dc 12 Volt 2 Ampere juga dari micro usb dengan permintaan 5 Volt 2 Ampere. Sedikit cerita tentang input power dari micro usb tersebut kurang berguna karena cahaya yang keluar dari lampu proyektor benar-benar redup yah lumayan saat darurat, pada saat memakai input power dari usb pun kipas pendingin berputar sangat rendah. Sepertinya jika ditambah beban microsd ataupun usb flahdrive maka akan overload dan trip. Sebenarnya model ini juga tersedia dengan yang mempunyai baterai internal tapi informasi yang kita dapatkan tidak banyak mengenai ini. Khusus model kita pada saat pembongkaran, mainboard tidak memiliki fungsi input/output kepada baterai, tidak ditemui charging chip pad atau tempat untuk konektor baterai pada mainboard utama. Sebenarnya terdapat daughterboard yang mengatur fungsi lain seperti power slider on/off av input dan audio output, mungkin ditempatkan disana? kita tidak tahu. Oh ya kita juga diberikan remot infrared yang kualitasnya sangat bagus, dengan tombol yang terasa feel clicky-nya sepertinya memakai tipe metal button bukan yang rubber. Pada menu juga terdapat opsi untuk upgrade firmware lewat usb flashdrive.

Dari sisi kualitas materai, dan kepresisian cukup baik yah, tombol-tombol juga memakai tombol kualitas baik, hanya pada bagian slider fokus kurang halus karena kualitas molding atau kesalahan desain. Terdapat mouting untuk ukuran standar tripod kamera. Kualitas port-port juga cukup baik. Aliran udara disedot dari lubang speaker kecil didepan dan dikeluarkan lewat samping dan belakang langsung dekat heatsink didalam, sayangnya suara kipas sangat bising karena putaran cukup kencang dan desain aliran udara didalam mengkasilkan bising juga seperti dalam terowongan. Kita tidak meneliti secara detail tapi sepertinya walau pun kipas konstan pada kecepatan penuh tetapi saat panas akan lebih kencang, dan saat memakai usb power input maka kecepatan kipas akan berkurang drastis, entah voltase kipas sama dengan lampu led itu sendiri, karena proses mati dan nyala kipas beriringan dengan lampu led itu sendiri. Suhu operasional sekitar 50 derajat cecius lebih dalam beberapa jam, kita belum pernah sampai overheat, tetapi debu menempel dan menghalangi jalur masuk udara pada grill speaker saat penggunaan setelah beberapa bulan (jarang dipakai juga).

Lensa sendiri cukup mudah tergores, mohon hati-hati saat membersihkan dari minyak atau debu, pada bagian dalam terdapat beberapa tipe optik ada 2 buah optik dengan tekstur bulat-bulat cara membersihkannya dengan cairan dengan tekanan tanpa pengeringan karena jika dikeringkan gambar yang keluar akan sangat kacau. Untuk debu sendiri ada kemungkinan masuk ke ruang dalam lensa walau sedikit tidak mempengaruhi gambar yang keluar jika sedikit.

Terakhir kita tidak bisa mengatur kecerahan output dari led lampu proyektor tersebut. Dan tidak ada penghitung umur lampu.

Informasi tambahan kepresisian bagian optik dalam sangat buruk terutama pada tempat lcd, yang terjadi adalah sebagian hasil gambar tidak fokus seluruhnya, kita sendiri mengganjal bagian tersebut agar pada posisi yang lurus sehingga semua bagian output gambar dapat fokus secara linear. Agar kalian mengerti, kita jelaskan kembali contoh jika kita mengatur fokus pada bagian kanan sudah fokus tapi bagian kiri tidak fokus, yang seharusnya bagian tersebut seluruhnya fokus secara bersamaan, ini dikarenakan tempat lcd tersebut tidak presisi.

Kita lupa memberitahu adaptor yang didapatkan adalah 12 Volt 2 Ampere memiliki lampu indikator berwarna biru dengan kualitas yang dipertanyakan, kita sendiri tersetrum kecil dengan output adaptor tersebut, membuat perangkat lain seperti komputer kita juga jika disentuh menyetrum, saat tidak dipakai pun (tidak tercolok kemana-mana) adaptor ini agak hangat dan memakan 1 watt lebih secara konstan.

Dalam paket penjualan ditemukan konektor hdmi to hdmi berbentuk L dan 3.5mm to rca (av input).

Kita sendiri tidak tahu apakah yang kita beli yg300 original atau palsu (ini sedikit gila karena barang murah china pun ada yang palsunya), ceritanya pada marketplace online terdapat 2 penjual, anggap saja yang satu sudah menjual 500 produk dan satu lagi hanya 300 produk, karena kita kasihan kita beli yang lebih sedikit, dan ternyata setelah beberapa lama kita sadari bahwa yg300 yang kita miliki berbeda.

Kita rasa yg300 yang original adalah yang lubang speaker depan berwarna hitam dan karet bawah panjang-panjang, tidak berbentuk bulat, charger bawaan pun tanpa led biru. Tapi bisa jadi yang kita beli adalah update dari yg300 atau varian lainnya ataupun juga yg300 dari pabrik yang berbeda.

Kalau gagal, kenapa harus coba lagi?

– Sarcasm ID: Facebook

Slalu saja kau dapat membuatku
Maafkan salahmu
Dan kini kau ulangi
Salahmu yang itu itu saja

– Ecoutez!: Simpan Saja

Something happened along the way
What used to be happy was sad
Something happened along the way
And yesterday was all we had

– Earth, Wind & Fire: After the Love Has Gone