Last update April 2022. (ID) Kalian dapat menemukan produk-produk Widy ICT Multimedia GS di Tokopedia dan Shopee. Enjoy faster loading image (2160p resolution, 60% quality, and 5 times scan progressive). Open image in new tab to zoom. Desktop beta test ongoing. Mobile beta test ongoing. Comment section beta test ongoing. Import post from old website ongoing. (ID) Dikarenakan kesibukan penulis dalam bekerja maka post terbaru hanya menampilkan gambar saja, kedepannya satu-persatu akan dilengkapi dengan tulisan.

Widy ICT Multimedia GS

Widy ICT Multimedia GS

Last update April 2022. (ID) Kalian dapat menemukan produk-produk Widy ICT Multimedia GS di Tokopedia dan Shopee. Enjoy faster loading image (2160p resolution, 60% quality, and 5 times scan progressive). Open image in new tab to zoom. Desktop beta test ongoing. Mobile beta test ongoing. Comment section beta test ongoing. Import post from old website ongoing. (ID) Dikarenakan kesibukan penulis dalam bekerja maka post terbaru hanya menampilkan gambar saja, kedepannya satu-persatu akan dilengkapi dengan tulisan.
15:24 GMT+0700 | 7 July 2022

Zjiang 5809

by | May 26, 2021 | Indonesian, Static, Technology

POST MIGRASI DARI WEBSITE LAMA, MASIH DALAM PROSES PENULISAN ULANG / BELUM DAPAT MENGEMBALIKAN FOTO DAN DEKSRIPSINYA DIKARENAKAN PERBEDAAN CARA PENYIMPANAN MEDIA FILE PADA WEBSITE BARU.

Mari kita lanjutkan pembahasan tentang printer jenis lain yaitu printer thermal. Printer thermal merupakan solusi cetak murah dan cepat terutama untuk keperluan point of sales. Tidak memerlukan tinta dan minim perawatan, memakai kertas khusus (murah) yang dapat berubah warna jika dipanaskan (umunya berwarna hitam atau biru). Minim perawatan dan cepat karena bagian mekanikal sangat sederhana.

Dipasaran terdapat printer yang sangat proper yaitu merk epson dengan seri printer thermalnya tapi harganya sangat mahal. Karena toko online banyak bermunculan, dan membutuhkan mesin printer maka pabrikan oem china pun menyediakan berbagai macam model printer thermal dengan harga yang murah, di Indonesia sendiri sangat banyak yang merebranding merk china tersebut dan menaikan harga jualnya, biasanya dipaket dengan mesin lainnya.

Salah satu oem china yang bisa kita bisa beli langsung adalah merk Zjiang dengan model terkenalnya di indonesia 5809. Dengan fitur portabel baterai 7,4 Volt 2000 mAh yang total kapasitasnya 14,8 Watt Hour (PASTIKAN kalian selalu menghitung kapasitas baterai dengan Watt Hour (Wh) BUKAN melihat amperenya saja karena walau ini hanya 2000 mAh tetapi memakai 2 baterai seri, jika di parallel akan menjadi 4000mAh pada 3.7 Volt), koneksi serial lewat Bluetooth versi 2.1, dan koneksi serial lewat USB. Memakai kertas dengan lebar max. 58 mm, komentar saya pada ukuran 58mm adalah cukup umum digunakan maka harganya sangat murah dan mudah ditemukan dimana-mana, ukuran lebar juga cukup untuk berbagai keperluan.

Secara fungsional produk ini sangat proper untuk bekerja keras, walau dari plastik tetapi plastik yang digunakan baik, dengan kualitas molding yang sangat baik pula. Pada bagian vital terutama motor, dan mekanikal lainnya uga memakai bahan aluminium yang baik, hanya saja untuk bagian gear sepertinya memakai material nylon yang baik juga walau tidak setempur material metal, tetapi kelebihannya tidak berisik dan memerlukan banyak perawatan tetapi bisa aus dan patah suatu saat lebih cepat dari gear metal.

Hasil cetaknya sendiri kita nilai cukup, kekurangannya adalah pada bagian yang sangat detail seperti barcode garis tipis yang sangat dekat akan menyatu sehingga tidak dapat discan. Ini bisa diakali dengan mengatur speed print, speed print ini akan mempengaruhi waktu pemanasan kertas, jika lambat kertas akan dipanasi lebih lama dan warna yang keluar lebih jelas begitupun sebaliknya, tetapi jika sangat panas maka problem diatas akan terjadi.

Sayangnya solusi tadi tidak begitu sempurna karena ternyata hasil pemanasan bergantung kepada kapasitas baterai yang tersisa, jika baterai mulai lemah maka hasil cetak akan tipis, dan jika terlalu tipis barcode juga tidak bisa di scan, selain itu berganti mode kecepatan print tidak mudah (agak ribet). Jadi jika ingin konsisten maka pertahankan kapasitas baterai agar tidak terlalu lemah.

Bagaimana jika kita cas terus? ITU IDE YANG BURUK, kebetulan kita memiliki pengetahuan lebih mengenai elektronik, kita selalu mengamati perilaku charging suatu produk. NORMALNYA pada produk dengan kapasitas charge besar, cukup untuk menahan beban tanpa baterai/saat baterai penuh, tetapi pada produk ini TIDAK.

Jadi produk ini akan mengisi baterai sampai 100% dan jika dipakai maka mungkin pada sekitar 95% atau 90% dia mengisi ulang kembali ke 100% ini NORMAL, tetapi karena dia tidak dapat menahan beban maka seringnya produk ini mencuri daya dari baterai yang sudah terisi 100% maka siklus pengisian 90% ke 100% akan terjadi SANGAT SERING, dan ini berefek buruk, yang sering ditimbulkan adalah baterai yang kembung. Jika baterai kembung maka tidak dapat masuk ketempat baterai dan baterai tidak bisa dipakai walau kapasitasnya masih baik (baterai kembung pun sebenarnya masih memiliki kapasitas yang biasanya masih bisa dipakai). Beruntungnya kita mudah menemukan baterai penggantinya di marketplace online sampai setidaknya saat tulisan ini dibuat.

Bagaimana jika digunakan TANPA CHARGER? kita sudah coba dan bagian power pada produk ini tidak kuat menahan beban dan akan mati sendiri karena kekurangan daya. Kita sudah coba dengan charger yang lebih besar seperti 5 Volt 3.1 Ampere dengan kapasitor kapasitas besar, tetap saja mati, sepertinya lebih kepada voltage regulator didalam yang tidak kuat menahan beban (kemungkinan nilai kapasitor kecil).

Sebagai informasi pengecasan pada produk ini cukup cepat yah, 10 Watt yaitu detailnya 5 Volt 2 Ampere yang dilakukan boost converter ke 8.4 Volt untuk mengisi baterai. Kita pun mendapatkan Charger bawaan sangat bagus BERMERK dan kita rasa cukup safety dengan kapasitas 5 Volt 2 Ampere. Kabel USB yang diberikan pun kualitasnya sangat bagus, tebal dengan konektor yang presisi.

Untuk koneksi bluetooth sendiri cukup realible yah yang artinya tidak pernah bermasalah dengan bermacam perangkat yang kita miliki, jenisnya Bluetooth versi 2.1 tentunya karena versi 2.1 maka konsumsi dayanya saat tidak dipakai kurang baik. Sebagai informasi kita belum pernah test print lewat USB tetapi kita pastikan USB dapat digunakan untuk print juga.

Sayangnya produk ini memiliki buffer yang terbatas, yah ram yang dimiliki produk ini terbatas, hanya memakai ram pada internal microcontrollernya. Apa efeknya? efeknya terasa saat print berbentuk gambar (termasuk barcode/qr code) maka akan terputus-putus, bahkan jika microcontroller crash maka hasil print yang keluar adalah bahasa mesin yang keluar dalam berbentuk huruf-huruf random, dan pada kasus terburuk maka printer akan hang. Untuk microcontrollernya sendiri sangat kencang yah, dia memiliki processor ARM Cortex-M4 dari penelusuran kita. Kita sendiri masih menelusuri apakah masalah buffer atau keterbatasan kecepatan koneksi serial antar perangkat dalam printer. Tetapi karena pernah sampai hang maka kita sangat curiga karena buffer yang kecil.

Kualitas print headnya sendiri cukup baik dan kita dijanjikan berkilo meter (detailnya kita lupa) panjang kertas sebelum head tergerus habis oleh kertas atau head rusak terbakar, sampai saat ini tidak kita temui masalah. Kita sendiri agak khawatir dengan titik tumpu roll feeder kertas yang ada kemungkinan akan kalah duluan karena terbebani saat print dan sangat tersiksa saat penggantian kertas, tapi dari kualitas sendiri sepertinya sangat baik. Pada beberapa kertas murah pembersihan head harus dilakukan agar pemanasan kertas baik dan membuat head awet tidak terbakar, karena pada tinta murah terdapat residu hasil print yang menempel pada head yang menghambat penyaluran panas ke kertas. Tapi tenang karena dibelakang head terdapat kontruksi dari alumunium yang bertindak sebagai penyebar panas juga.

Terdapat sensor optikal proximity yang mendeteksi kertas yang habis, tetapi ini hanya bekerja baik jika kertas memiliki garis merah saat kertas mau habis yang akan dideteksi oleh sensor, sayangnya jika kertas tidak memiliki tanda merah tersebut maka yang terjadi kertas malah tersangkut karena pada akhir kertas terdapat gulungan bekas produksi.

Daya tahan baterai sendiri cukup baik, pada penggunaan normal dapat bertahan sehari lebih, dan jika standby bisa tahan 1 minggu kurang. Efek bluetooth versi 2.1 yang menjadikan printer ini kurang efisien pada saat standby.

Apa yang bisa diperbaiki pada produk ini?

  • Menggunakan microcontroller dengan memory/ram yang lebih besar atau bahkan memory eksternal.
  • Alternatif lain dengan membuat algoritma untuk mengurangi efek buffer yang terbatas (gambar putus-putus).
  • Menggunakan kapasitor dengan nilai yang lebih besar pada bagian power regulator agar dapat digunakan tanpa baterai, dan mengurangi pencurian daya pada baterai saat baterai sudah penuh.
  • Bagian head heater menggunakan power regulator agar hasil cetak lebih konstan tidak terpengaruh kapasitas baterai yang tersisa.
  • Menggunakan bluetooth minimal versi 4.0 agar daya yang digunakan saat standby jauh lebih rendah, dan baiknya chip terintegrasi pada mainboard.

Ada alternatif lain yang mungkin bagus juga seperti tipe MP58 kita tidak tahu oem nya siapa, tapi sepertinya bagian internal lebih saling bekerja sama, kita contohkan, pada saat membeli Zjiang 5809 ini kita lihat bagian baterai memiliki 3 pin, kita kira sepertinya lebih baik karena ada input informasi tambahan mengenai baterai, tetapi sepertinya yang terjadi bagian chargging dan mikrokontroler utama bekerja masing-masih (standalone). Pada MP58 kita lihat mikrokontroler dapat mendeteksi voltase baterai bahkan suhunya walau baterai hanya memiliki 2 pin.

Tetapi mp58 memiliki kekurangan tombol bagian depan terbuat dari material yang lembut, sepertinya tidak akan awet jika kita memiliki kuku yang panjang. Baik Zjiang 5809 ataupun mp58 memiliki bagian engsel dengan model yang berbeda tetapi cara kerjanya sama. Bagian terpenting adalah tumpuan paper feeder, walau Zjiang 5809 terlihat lebih banyak bagian dan ada kemungkinan rusak lebih cepat pada penutup kertas, kenyataannya tidak karena bagian itu bukan bagian utama yang penting, yang terpenting adalah tumpuan pada paper feeder dan keduanya memiliki ketahanan yang sepertinya mirip-mirip.

Kalau bisa dipersulit, kenapa harus mudah?

– Sarcasm ID: Tiktok

Kecewa ku dibuatmu
Terluka karna sifatmu
Dan kini ku tak mampu
Bertahan lagi

– Ecoutez!: Simpan Saja

And maybe too, if you would believe
You too might be
Overjoyed, over loved, over me

– Stevie Wonder: Overjoyed

Zjiang 5809

by | May 26, 2021 | Indonesian, Static, Technology

POST MIGRASI DARI WEBSITE LAMA, MASIH DALAM PROSES PENULISAN ULANG / BELUM DAPAT MENGEMBALIKAN FOTO DAN DEKSRIPSINYA DIKARENAKAN PERBEDAAN CARA PENYIMPANAN MEDIA FILE PADA WEBSITE BARU.

Mari kita lanjutkan pembahasan tentang printer jenis lain yaitu printer thermal. Printer thermal merupakan solusi cetak murah dan cepat terutama untuk keperluan point of sales. Tidak memerlukan tinta dan minim perawatan, memakai kertas khusus (murah) yang dapat berubah warna jika dipanaskan (umunya berwarna hitam atau biru). Minim perawatan dan cepat karena bagian mekanikal sangat sederhana.

Dipasaran terdapat printer yang sangat proper yaitu merk epson dengan seri printer thermalnya tapi harganya sangat mahal. Karena toko online banyak bermunculan, dan membutuhkan mesin printer maka pabrikan oem china pun menyediakan berbagai macam model printer thermal dengan harga yang murah, di Indonesia sendiri sangat banyak yang merebranding merk china tersebut dan menaikan harga jualnya, biasanya dipaket dengan mesin lainnya.

Salah satu oem china yang bisa kita bisa beli langsung adalah merk Zjiang dengan model terkenalnya di indonesia 5809. Dengan fitur portabel baterai 7,4 Volt 2000 mAh yang total kapasitasnya 14,8 Watt Hour (PASTIKAN kalian selalu menghitung kapasitas baterai dengan Watt Hour (Wh) BUKAN melihat amperenya saja karena walau ini hanya 2000 mAh tetapi memakai 2 baterai seri, jika di parallel akan menjadi 4000mAh pada 3.7 Volt), koneksi serial lewat Bluetooth versi 2.1, dan koneksi serial lewat USB. Memakai kertas dengan lebar max. 58 mm, komentar saya pada ukuran 58mm adalah cukup umum digunakan maka harganya sangat murah dan mudah ditemukan dimana-mana, ukuran lebar juga cukup untuk berbagai keperluan.

Secara fungsional produk ini sangat proper untuk bekerja keras, walau dari plastik tetapi plastik yang digunakan baik, dengan kualitas molding yang sangat baik pula. Pada bagian vital terutama motor, dan mekanikal lainnya uga memakai bahan aluminium yang baik, hanya saja untuk bagian gear sepertinya memakai material nylon yang baik juga walau tidak setempur material metal, tetapi kelebihannya tidak berisik dan memerlukan banyak perawatan tetapi bisa aus dan patah suatu saat lebih cepat dari gear metal.

Hasil cetaknya sendiri kita nilai cukup, kekurangannya adalah pada bagian yang sangat detail seperti barcode garis tipis yang sangat dekat akan menyatu sehingga tidak dapat discan. Ini bisa diakali dengan mengatur speed print, speed print ini akan mempengaruhi waktu pemanasan kertas, jika lambat kertas akan dipanasi lebih lama dan warna yang keluar lebih jelas begitupun sebaliknya, tetapi jika sangat panas maka problem diatas akan terjadi.

Sayangnya solusi tadi tidak begitu sempurna karena ternyata hasil pemanasan bergantung kepada kapasitas baterai yang tersisa, jika baterai mulai lemah maka hasil cetak akan tipis, dan jika terlalu tipis barcode juga tidak bisa di scan, selain itu berganti mode kecepatan print tidak mudah (agak ribet). Jadi jika ingin konsisten maka pertahankan kapasitas baterai agar tidak terlalu lemah.

Bagaimana jika kita cas terus? ITU IDE YANG BURUK, kebetulan kita memiliki pengetahuan lebih mengenai elektronik, kita selalu mengamati perilaku charging suatu produk. NORMALNYA pada produk dengan kapasitas charge besar, cukup untuk menahan beban tanpa baterai/saat baterai penuh, tetapi pada produk ini TIDAK.

Jadi produk ini akan mengisi baterai sampai 100% dan jika dipakai maka mungkin pada sekitar 95% atau 90% dia mengisi ulang kembali ke 100% ini NORMAL, tetapi karena dia tidak dapat menahan beban maka seringnya produk ini mencuri daya dari baterai yang sudah terisi 100% maka siklus pengisian 90% ke 100% akan terjadi SANGAT SERING, dan ini berefek buruk, yang sering ditimbulkan adalah baterai yang kembung. Jika baterai kembung maka tidak dapat masuk ketempat baterai dan baterai tidak bisa dipakai walau kapasitasnya masih baik (baterai kembung pun sebenarnya masih memiliki kapasitas yang biasanya masih bisa dipakai). Beruntungnya kita mudah menemukan baterai penggantinya di marketplace online sampai setidaknya saat tulisan ini dibuat.

Bagaimana jika digunakan TANPA CHARGER? kita sudah coba dan bagian power pada produk ini tidak kuat menahan beban dan akan mati sendiri karena kekurangan daya. Kita sudah coba dengan charger yang lebih besar seperti 5 Volt 3.1 Ampere dengan kapasitor kapasitas besar, tetap saja mati, sepertinya lebih kepada voltage regulator didalam yang tidak kuat menahan beban (kemungkinan nilai kapasitor kecil).

Sebagai informasi pengecasan pada produk ini cukup cepat yah, 10 Watt yaitu detailnya 5 Volt 2 Ampere yang dilakukan boost converter ke 8.4 Volt untuk mengisi baterai. Kita pun mendapatkan Charger bawaan sangat bagus BERMERK dan kita rasa cukup safety dengan kapasitas 5 Volt 2 Ampere. Kabel USB yang diberikan pun kualitasnya sangat bagus, tebal dengan konektor yang presisi.

Untuk koneksi bluetooth sendiri cukup realible yah yang artinya tidak pernah bermasalah dengan bermacam perangkat yang kita miliki, jenisnya Bluetooth versi 2.1 tentunya karena versi 2.1 maka konsumsi dayanya saat tidak dipakai kurang baik. Sebagai informasi kita belum pernah test print lewat USB tetapi kita pastikan USB dapat digunakan untuk print juga.

Sayangnya produk ini memiliki buffer yang terbatas, yah ram yang dimiliki produk ini terbatas, hanya memakai ram pada internal microcontrollernya. Apa efeknya? efeknya terasa saat print berbentuk gambar (termasuk barcode/qr code) maka akan terputus-putus, bahkan jika microcontroller crash maka hasil print yang keluar adalah bahasa mesin yang keluar dalam berbentuk huruf-huruf random, dan pada kasus terburuk maka printer akan hang. Untuk microcontrollernya sendiri sangat kencang yah, dia memiliki processor ARM Cortex-M4 dari penelusuran kita. Kita sendiri masih menelusuri apakah masalah buffer atau keterbatasan kecepatan koneksi serial antar perangkat dalam printer. Tetapi karena pernah sampai hang maka kita sangat curiga karena buffer yang kecil.

Kualitas print headnya sendiri cukup baik dan kita dijanjikan berkilo meter (detailnya kita lupa) panjang kertas sebelum head tergerus habis oleh kertas atau head rusak terbakar, sampai saat ini tidak kita temui masalah. Kita sendiri agak khawatir dengan titik tumpu roll feeder kertas yang ada kemungkinan akan kalah duluan karena terbebani saat print dan sangat tersiksa saat penggantian kertas, tapi dari kualitas sendiri sepertinya sangat baik. Pada beberapa kertas murah pembersihan head harus dilakukan agar pemanasan kertas baik dan membuat head awet tidak terbakar, karena pada tinta murah terdapat residu hasil print yang menempel pada head yang menghambat penyaluran panas ke kertas. Tapi tenang karena dibelakang head terdapat kontruksi dari alumunium yang bertindak sebagai penyebar panas juga.

Terdapat sensor optikal proximity yang mendeteksi kertas yang habis, tetapi ini hanya bekerja baik jika kertas memiliki garis merah saat kertas mau habis yang akan dideteksi oleh sensor, sayangnya jika kertas tidak memiliki tanda merah tersebut maka yang terjadi kertas malah tersangkut karena pada akhir kertas terdapat gulungan bekas produksi.

Daya tahan baterai sendiri cukup baik, pada penggunaan normal dapat bertahan sehari lebih, dan jika standby bisa tahan 1 minggu kurang. Efek bluetooth versi 2.1 yang menjadikan printer ini kurang efisien pada saat standby.

Apa yang bisa diperbaiki pada produk ini?

  • Menggunakan microcontroller dengan memory/ram yang lebih besar atau bahkan memory eksternal.
  • Alternatif lain dengan membuat algoritma untuk mengurangi efek buffer yang terbatas (gambar putus-putus).
  • Menggunakan kapasitor dengan nilai yang lebih besar pada bagian power regulator agar dapat digunakan tanpa baterai, dan mengurangi pencurian daya pada baterai saat baterai sudah penuh.
  • Bagian head heater menggunakan power regulator agar hasil cetak lebih konstan tidak terpengaruh kapasitas baterai yang tersisa.
  • Menggunakan bluetooth minimal versi 4.0 agar daya yang digunakan saat standby jauh lebih rendah, dan baiknya chip terintegrasi pada mainboard.

Ada alternatif lain yang mungkin bagus juga seperti tipe MP58 kita tidak tahu oem nya siapa, tapi sepertinya bagian internal lebih saling bekerja sama, kita contohkan, pada saat membeli Zjiang 5809 ini kita lihat bagian baterai memiliki 3 pin, kita kira sepertinya lebih baik karena ada input informasi tambahan mengenai baterai, tetapi sepertinya yang terjadi bagian chargging dan mikrokontroler utama bekerja masing-masih (standalone). Pada MP58 kita lihat mikrokontroler dapat mendeteksi voltase baterai bahkan suhunya walau baterai hanya memiliki 2 pin.

Tetapi mp58 memiliki kekurangan tombol bagian depan terbuat dari material yang lembut, sepertinya tidak akan awet jika kita memiliki kuku yang panjang. Baik Zjiang 5809 ataupun mp58 memiliki bagian engsel dengan model yang berbeda tetapi cara kerjanya sama. Bagian terpenting adalah tumpuan paper feeder, walau Zjiang 5809 terlihat lebih banyak bagian dan ada kemungkinan rusak lebih cepat pada penutup kertas, kenyataannya tidak karena bagian itu bukan bagian utama yang penting, yang terpenting adalah tumpuan pada paper feeder dan keduanya memiliki ketahanan yang sepertinya mirip-mirip.

Kalau bisa mengeluh, kenapa harus bersyukur?

– Sarcasm ID: Facebook

Ooh you frustated me with this love
I’ve been trying to understand
You know I’m trying I’m trying

– Ten2five: You

We tried to find what we had
‘Til sadness was all we shared
We were scared
This affair would lead our love in two

– Earth, Wind & Fire: After the Love Has Gone